Selasa, 11 Februari 2014

Video Mesum Pelajar Madura Beredar di You Tube

http://i1.ytimg.com/vi/UvinllJoBZU/0.jpg
Video Mesum Pelajar Madura Beredar di You Tube - Video Asusila Pelajar Madura Beredar di You Tube. Video Seks Pelajar Madura Beredar di You Tube. Video Panas Pelajar Madura Beredar di You Tube. Belum reda kasus video mesum yang diperankan mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Sumenep, kini kasus serupa kembali muncul. Video mesum kali ini diduga diperankan oleh siswa-siswi asal kepulauan Sumenep. Hebohnya lagi, ternyata video mesum ini bereda di situs You Tube.

Video berdurasi 2 menit 9 detik ini disebut diperankan oleh pelajar asal Kecamatan Gayam, Pulau Sepudi, Sumenep. Karena dishare di you tobe, maka vudeo yang diberi judul “ Kenakalan Remaja Madura Sepudi Gayam” itu, cepat beredar di berbagai kalangan di Sumenep, tak terkecuali kalangan pelajar. 
 
Dalam adegan video mesum tersebut, kedua pelaku yang masih memakai seragam pramuka nampak asyik bercumbu sambil bercanda di atas sebuah ranjang tidur. Video tersebut sengaja direkam oleh teman pelaku. Kedua pasangan mesum ini pun sudah gampang ditebak oleh masyarakat, karena berbahasa Madura dan logatnya khas warga pulau Sepudi.

Nur Asyur, anggota DPRD Sumenep asal kepulauan, menyayangkan beredarnya video mesum yang diduga diperankan pelajar kepulauan Sumenep. Saat ini video yang diunggah salah satu situs penyedia layanan internet tersebut, sangat meresahkan bagi masyarakat, pasalnya diperankan oleh pelajar.

"Ini menunjukkan bahwa moral siswa-siswi pelajar kita sudah bobrok. Karena itu kami sebagai warga kepulauan, sangat menyayangkan dan sekaligus terenyuh melihat moral siswa kita,’’ tandas Nur Asyur.

Untuk mencegah semakin meluasnya peredaran video mesum tersebut, Nur Asyur meminta pihak kepolisian segera turun tangan  untuk mengusut dan menangkap pelaku penyebaran video mesum tersebut. Sehingga masyarakat yang lain  tidak ikut-ikutan  mengunggah video-video mesum ke dunia maya.

"Perlu diberi tindakan tegas agar menimbulkan efek jera. Tidak sekedar dikawinkan, dinikahkan atau sebagainya. Yang diperlukan tindakan hukum,’’pinta Nur Asyur.

Selain itu, pihaknya juga berharap peran serta orang tua maupun lingkungan, agar turut mengawasi pergaulan yang dilakukan putra-putrinya. Sehingga aksi mesum yang banyak diperankan kalangan pelajar bisa ditekan, dan masyarakat tidak lagi disuguhkan video mesum lagi.

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar