Sabtu, 05 Mei 2012

5 Selebritis Dunia Yang Menyukai Masakan Indonesia

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaIipNWvZfUYhNPoD0CX8NMYlPwsymNcXew3am0KSskunlbPNGnqAj1VikN1mcG26lWviGk5GnMDJYa6bjJs5NauAxeyHHe3hpEk-DRgQ1AcPpVbDl2bHBf0wuPQnuMjoiZrQE8vB2jig/s1600/518937-12145716012009%2540satesenayan.jpg
Indonesia memang di kenal memiliki berbagai makanan yang sangat enak sehinga tidak jarang orang terkenal di dunia ini tergila gila dengan makanan Indonesia nah berikut ini ada  5 Selebritis Dunia Yang Menyukai Masakan Indonesia mau tahu siapa saja mereka simak berikut ini.
 
Vertical Horizon
Vertical Horizon
Band rock alternatif asal Amerika Serikat, Vertical Horizon adalah salah satu band mancanegara yang sering datang mengunjungi Indonesia. Bahkan vokalis Vertical Horizon, Matt Scannel berniat tinggal di Indonesia hanya karena suka gado-gado.

Scannel mengaku ingin menyantap makanan tersebut setiap waktu. “Aku ingin makan itu terus sampai akhir hidupku. Di California nggak ada, jadi mungkin aku ingin pindah ke sini aja. Itu luar biasa,” kata Scannel saat menginjakkann kakinya kembali di Indonesia 1 April 2012 lalu.

L’Arc-en-Ciel
L Arc en Ciel - foto untuk body text
Untuk pertama kalinya, band asal Jepang, L’Arc-en-Ciel menginjakkan kaki di Indonesia. Band dengan hits ‘Hitomi no Juunin’ tersebut akan menggebrak Lapangan D Senayan, Jakarta, Rabu malam ini, 2 Mei 2012, lewat konser bertajuk ‘L’Arc-en-Ciel 20th Anniversary World Tour’.

Dalam konferensi persnya kemarin,para personel L’Arc-en-Ciel tak hanya memuji keramahan masyarakat Indonesia yang murah senyum. Sang vokalis Hyde bahkan menyesal tidak sedari dulu menggelar konsernya di Indonesia. Karena apa? Ini karena ia sangat mengidamkan makan nasi goreng khas Indonesia. Ia bahkan berniat memburu nasi goreng sebelum menggelar konsernya.

“Saya mau cari nasi goreng, tidak sabar saya,” ucap Hyde.

Jason Mraz
Jason Mraz
Berbeda dengan seleb mancanegara lainnya, sebelum tampil di depan para penggemarnya, 9 November 2011 lalu, ia sempat memberikan daftar permintaan khusus pada panitia pihak penyelenggara konser, salah satunya permintaan mengenai makanan.

“Mintanya sound dan lighting yang bagus, terus juga makanan. Dia pesan harus makanan organik karena memang cinta lingkungan. Makanan dia mau makanannya yang serba organik dan juga air kelapa,” ujar perwakilan Asian Live, Donny Heru.

Super Junior
Super Junior Konferensi Pers
Saat menggelar konsernya di Jakarta tiga hari berturut-turut 27-29 April 2012 kemarin, penampilan para personel Super Junior sangat ditunggu-tunggu ribuan penggemarnya.

Namun ada lagi hal yang lebih menarik. Para personel boyband asal Korea ini sebelum tampil menghibur para Elf (sebutan penggemar Super Junior) juga sudah membuat wish list atau daftar keinginan pada pihak penyelenggara, Showmaxx Entertainment.

Apa saja permintaan pria-pria tampan ini? Menurut Sherwin Djajadi, Direktur Showmaxx Entertainment, mereka minta disediakan makanan-makanan khas Indonesia.

“Mereka ingin makan satai ayam, nasi goreng, dan pisang. Pasti kami siapkan yang spesial untuk mereka,” kata Sherwin.

Sherwin juga mengungkap kalau para personel Super Junior, ingin berlibur di Indonesia. Tapi ia tak membocorkan lebih lanjut mereka akan berlibur di mana, semua demi alasan keamanan.

Presiden AS Barack Obama
Presiden Barack Obama
Saat melakukan kunjungan ke Indonesia, November 2010 lalu, Presiden Barack Obama, yang pernah tinggal di Indonesia, mengaku merindukan makanan favoritnya sewaktu kecil, yakni bakso.

Makanan khas Indonesia itu, membuatnya ingin segera pulang kampung. Mengetahui, bakso menjadi makanan kesukannya, saat dijamu makan malam oleh Presiden SBY, Obama sangat senang. Ia bahkan tak lupa mengucapkan terima kasih, karena sudah dijamu dengan makanan khas Indonesia favoritnya.

Thanks for bakso, nasi goreng, emping, kerupuk, semuanya enak,” ucapnya dalam bahasa Indonesia, usai jamuan makan malam di Istana Negara, Selasa malam, 9 November 2010 lalu.

Setelah itu barulah Obama menyatakan dalam Bahasa Indonesia, “Indonesia bagian dari diri saya”. Obama menyatakan, saat datang di Indonesia pada tahun 1967, sebagai seorang anak kecil, Jakarta dilihatnya sangat berbeda dengan hari saat ia sedang berpidato.


Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar