Minggu, 18 Desember 2011

AKHIR SEBUAH PENANTIAN

http://faro-devil.blog.uns.ac.id/files/2011/11/2070445571_ecf1562209.jpg
Berawal dari Facebook baruku, kau datang dengan cara tiba2. Sepenggal dari lirik lagu Gigi itu mungkin bisa mengungkapkan awal kita berkenalan. Yaaa....facebook merupakan situs yang mengawali perkenalan kita berdua.

Sejak pertama kali aku melihatmu, ku sudah suka kepadamu. Mungkin ini yang disebut dengan cinta pada pandangan pertama. Sejak itu aku mulai mencari info tentang dirimu. Sampai akhirnya ku menemukan sebuah info yang menuntunku ke account facebookmu. Dari sana aku mulai perlahan mulai mendekatimu. Setiap hari hampir 5x aku lihat facebookmu, mulai dari melihat profilmu, mengomentari statusmu, hingga mengirimimu pesan. Setiap saat kulakukan demi mendapat perhatianmu dan membuatmu penasaran akan diriku. Ternyata hal yang kulakukan itu tidak sia2 dan membuahkan sebuah hasil. Karena penasarannya kau akan diriku akhirnya kaupun bersedia memberikan nomor Handphonemu kepadaku.

http://www.idgeeks.net/wp-content/uploads/2011/06/FB-Ipad.jpg

Awal perkenalan kitapun semakin serius, setiap hari tanpa mengenal waktu kita mengobrol tentang kehidupan kita sampai akhirnya kau mengenal pribadiku. Tidak terasa waktu berjalan cepat, kau selalu terlihat bahagia dan tertawa bila ku ajak ngobrol. Kau bilang hanya aku yang bisa membuatmu tertawa dan tersenyum bahagia seakan tidak ada beban yang kau pikul. Sedangkan yang lain hanya bisa membuatmu bersedih. Mendengar perkataanmu itu aku menjadi merasa bahagia dan berpikir mungkin kaulah jodoh terakhirku.

Tapi semuanya sejenak berhenti ketika ku ungkapkan perasaanku kepadamu, dan kau hanya bilang “Aku belum dibolehin pacaran sama orang tuaku, jadi kita berteman saja dulu yaa”. Asal kau tau saja, aku ini tidak butuh teman tetapi aku butuh seorang pacar yang bisa menemaniku setiap saat. Temanku sudah banyak sekali, bisa kau lihat dari facebooku.

http://s678.files.wordpress.com/2010/12/penantian.jpg

Beberapa bulan telah berlalu sejak pernyataan itu dan sebuah fakta yang kutemukan ternyata kau berpacaran dengan orang lain, padahal waktu itu kau baru bilang kepadaku kalau kamu belum diperbolehkan pacaran sama kedua orang tuamu. Aku mencoba berpikir dan bersikap lebih dewasa, mungkin dya orang yang terbaik bagimu. Entah kenapa meskipun kamu sudah memiliki pacar kamu tetap rajin menghubungiku meskipun hanya sekedar menanyakan dan mengobrol singkat tetapi itu sangat berarti bagiku.

Seiring berjalannya waktu ternyata kamu hanya bertahan kurang dari seminggu dengan pacarmu itu, dan kau meluapkan kekecewaanmu padaku. Tapi karena hanya statusku sebagai temanmu jadi ku cuma bisa menasehatimu. Meskipun kita sebagai teman tapi entah kenapa kita sering bertengkar layaknya orang pacaran. Sebuah teka-teki yang belum bisa kupecahkan sampai sekarang.

Di handphoneku kau begitu mesra memanggilku sayang tapi jika kita bertatapan muka kenapa kau seperti orang yang tidak mengenalku sama sekali. Pernah juga kutanyakan kepada seorang teman tentang hal itu, ternyata dya berkata mungkin kau hanya mempermainkan perasaanku. Meskipun dya bilang begitu, aku tidak sepenuhnya percaya, karena ku yakin akan dirimu padaku.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-fNwDwGNYIcIEBnLRbnOUKSAxGDmGdu8H9frSQH9zMNAsOlsHVTfGYxtyiqhag5dqGYWw7p3P_14h8kt77-iQdN8QbLE__JxDJrXqJmuDbikmqQXy4xxp_9aPghRzeZhwnpavU7yVZw/s1600/Traped.jpg

Setahunpun berlalu sejak awal perkenalan kita dan kau masih menggantung cintaku. Pernah kucoba untuk berpaling ke orang lain tapi tetap saja pikiranku tertuju padamu. Bulan2 terakhir di tahun 2011 ini kau sudah menjalani beberapa hubungan singkat dengan seseorang tetapi ku masih saja sendiri dan mengharapkan cintamu. Sampai yang paling akhir kau mengabarkan kepadaku bahwa kau menjalin cinta dengan seseorang yang lebih tua 8 tahun dari usiamu. Kau begitu senangnya curhat kepadaku tentang hubungan kalian itu. Sedih maupun tertawa kamu bersama pasanganmu tetap saja kau bilang kepadaku. Mungkin aku hanya bisa jadi tempat pelarianmu saja untuk sekian lama. Andai kau tau saja sebenarnya hatiku sakit jika mendengar kau dipermainkan oleh orang lain.

Tanggal 11 Desember lalu mungkin terakhir kalinya kita bertemu. Itupun ku harus ngeluarin seribu alasan biar kamu mau jalan bersamaku. Disana kita jalan bersama, ngobrol2, ketawa2 bersama hingga makan Es krim berdua. Terus terang, itu bakalan jadi kenangan termanis dan terindah dalam hidupku. Mungkin aku orang yang paling bodoh karena harus menunggu cintamu sekian lama yang hanya bertepuk sebelah tangan.

Hari ini, 16 Desember 2011 aku melakukan sebuah tindakan yang menurutku benar tapi mungkin menurut kebanyakan orang itu sebuah tindakan bodoh yaitu menghapus semua tentangmu dari kehidupanku. Mulai dari menghapus facebookmu dari pertemananku, menghapus nomormu dari handphoneku hingga menghapus ingatanmu dari pikiranku. Aku hanya tidak ingin selalu menjadi tempat pelarianmu dari pasanganmu. Anda saja bisa mengulang semuanya, ku ingin Tuhan melahirkan ku kembali dan tidak mempertemukan kita berdua karena itu bakalan sakit. Sekali lagi maaf jika semuanya telah kuhapus.

http://youre.files.wordpress.com/2011/06/penyesalan1.jpg

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar